Jokowi Membangun Prioritas untuk Menekankan Infrastruktur



Joko Widodo capres nomor urut 01 kembali menekankan prioritas pembangunan infrastruktur selama masa pemerintahannya. Saat menjawab pertanyaan debat Capres kedua di The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Minggu (17/2) hal ini disampaikannya saat sedang menjawab pernyataan dari debat.

Selaku moderator Anisha Dasuki yang membacakan pertanyaan yang sudah dipilih dari Jokowi berhubungan dengan global competitiveness report 2018, bahwa aspek infrastruktur Indonesia menduduki urutan ke 71 dari 140 negara.

"Bagaimana strategi bapak mengatasi masalah-masalah tersebut agar mampu meningkatkan daya saing ekonomi nasional?" tanya moderator.

Dilontarkan pertanyaan seperti itu, Jokowi menjawab bahwa pihaknya sudah banyak membangun dalam empat tahun trakhir ini. Diantaranya ada jalan tol, pelabuhan dan bandara.

Jokowi lantas menuturkan pihaknya sudah banyak membangun dalam empat tahun terakhir. Di antaranya jalan tol, pelabuhan dan bandara. 

"Inilah yang ingin terus kita lakukan agar konektivitas antar pulau, konektivitas antar provinsi, konektivitas antar kabupaten dan kota itu betul-betul tersambungkan dengan baik," imbuhnya.

"Daya saing kita tanpa memperbaiki ini, tanpa membangun ini, lupakan," tambah Jokowi. 

Ia lantas berjanji akan konsisten membangun infrastruktur hingga konektifitas betul-betul tersambung.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan pembangunan infrastruktur yang diprioritaskan bukan hanya urusan jalan tol, pelabuhan maupun bandara,

tetapi juga berkaitan dengan digitalisasi.

"Kita telah bangun yang namanya Palapa Ring. Ini adalah tersambungnya backbone dengan broadband yang dengan kecepatan tinggi," sebut dia.

Capres petahanan itu menjelaskan, pihaknya sudah menyelesaikan 100 persen pembangunan Palapa Ring di Indonesia bagian Barat dan Tengah. 

"Indonesia bagian Timur telah selesai 90 persen dan akan kita selesaikan pada tahun ini," tukas Jokowi.

"Inilah sekali lagi pentingnya infrastruktur, selain pembangunan sumber daya manusia yang ke depan ini juga secara besar-besaran kita lakukan," pungkasnya.

Sebagai informsi, Palapa Ring adalah proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi. Palapa Ring diharapkan dapat mengefisiensi dan mempercepat dalam pengiriman informasi.










Sumber: akurat.co




Comments

Popular posts from this blog

Kabar Hoaks di Jerman di Denda Rp7,5 Miliar Setiap Satu Kabar

Fakhri Husaini Masih Mencari Posisi Kiper Untuk Timnas U-19