Posts

Showing posts from April, 2019

Video Pembakaran Kotak Suara Ditelusuri Bawaslu Provinsi Papua

Image
Adanya video pembakaran surat dan kotak suara yang menjadi viral dan mendapat berbagai tanggapan itu membuat Komisioner Bawaslu Provinsi Papua segera mengecek keberadaan video tersebut ke Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya. "Jadi, nanti Pak Niko Tunjanan, komisioner Bawasalu Kordiv Pengawasan yang akan ke Puncak Jaya," kata Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Provinsi Papua Amandus Situmorang di Kota Jayapura, Rabu (24/4/2019). Niko Tunjanan akan dijadwalkan berangkat pada hari Kamis (25/4) ke Kabupaten Puncak Jaya dengan harapan bisa mendapat keterangan terkait beredarnya video tersebut, keberangkatan Niko ini dikatakan langsung oleh Amandus yang juga Ketua Koordinator Gakkumdu Provinsi Papua. "Kami juga sudah sampaikan ke Bawaslu Puncak Jaya agar segera telusuri peristiwa ini, termasuk proses pemilunya di sana bagaimana," katanya. Dalam video yang berdurasi sekitar 5 menit 7 detik tersebut memperlihatkan tumpukan surat dan kotak suara yangsedang ter...

Calon Legislator yang Belum Lapor LHKPN, Diumumkan KPK dan KPU

Image
Sudah disepakati oleh KPK dan KPU untuk mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa siapa saja nama-nama anggota DPR, DPRD, dan DPD yang terlambat bahkan belum sama sekali melaporkan kekayaannya pada KPK. Memberitahukan pada masyarakat luas ini bertujuan untuk masyarakat tahu siapa saja calon legislatif yang mempunyai integritas dan patuh pada peraturan transparansi harta KPK dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). "KPK bersama KPU akan mengumumkan secara resmi nama-nama DPR, DPD, dan DPRD yang telah melaporkan secara tepat waktu, melaporkan terlambat dan belum melaporkan sama sekali LHKPN untuk pelaporan periodik 2018 yang dilaporkan pada rentang waktu 1 Januari – 31 Maret 2019," ujar Jubir KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya kepada awak media, Senin(8/4/2019). Lebih lanjut Febri menjelaskan, nama-nama penunggak laporan LHKPN yang akan diumumkan tercatat saat ini mencapai 18.353 orang Penyelenggara Negara.  "Diharapkan Informasi ini dap...